Bir : Minuman Berkelas Pilihan Kita Semua

Sayang, bir masih dipandang seperti minuman keras yang dimakan oleh alis rendah, buku jemari menyeret kepala daging. Dengan individu, saya yakin stereotip ini mempunyai akar dalam prasangka masa lampau serta marketing kekinian. Saat gelombang imigran miskin (contoh Jerman atau Irlandia) tiba ke Amerika Serikat, sebab keperluan, mereka membuat pabrik bir hingga mereka bisa dengan gampang …

Review buku “B is for Beer”

Saya anggap sebentuk buku, seperti 1 pint bir, beberapa termasuk juga dalam daerah “subyektif” sebab kita mempunyai kecondongan style yang lain. Tetapi, seperti bir, buku dapat digenggam dengan empiris sesuai dengan standard. Aku pikir saya salah Lalu kenapa Anda bertambah senang bir kerajinan eksklusif di almari es Anda sampai Sinar Natty? Bagaimana juga, sesudah barusan …